Jalur Tengah

buah-carica-dieng-wonosobo

jalurpenyelamat

Wonosobo, sebuah kota di pegunungan Sindoro-Sumbing ini merupakan kota di jalur tengah, menghubungkan kota-kota besar di sebelah barat (Cilacap, Purwokerto, Tegal) dengan kota lainnya di sebelah timur (Solo, Semarang, Jogja). Terkenal dengan hawa sejuknya. Teh, kentang, kol merupakan komoditi pertanian yang lazim diproduksi karena kontur tanahnya yg berbukit-bukit dataran tinggi.

Kabut adalah hal yang pasti ditemui, apalagi pada musim hujan seperti ini. Parahnya lagi, jarak pandang bisa tinggal 10m atau kurang. Jadi berhati-hatilah kalau melalui jalur Purwokerto-Semarang via Wonosobo. Kabut tebal disertai hujan makin membuat temperatur udara kian dingin. Kurang lebih 08.00wib aku nekat hunting. Kemana lagi kalo bukan ke terminal, he.. he… Sebetulnya niat mo jepret kemarinn, sekitar jam 15.00-an, saat pemberangkatan bus-bus jurusan ke Jakarta, tapi karena hujannya cukup deras jadi aku batalkan. Masih disertai hujan rintik-rintik. Aku sempetin mampir ke salah satu warung di pojok terminal dulu. Pesan teh panas, maklum badanku agak menggigil sedari tadi diguyur hujan mulai berangkat dari Garung, Dieng (malamnya menginap di rumah sohib kerja).

Sambil pake mantol, aku puterin tuh terminal. Lumayan luas sih, untuk seukuran kota kecil kayak gini, tapi sayangnya sepi banget. Yang agak banyak paling bus 3/4an (wonosobo-purwokerto & wnsb-magelang), laennya paling bus malam yang sedang pada tidur. Akhirnya dengan agak hati-hati, takut dengan kondisi camdig-ku di bawah guyuran gerimis, aku jeprat jepret tuh bus yang lagi mengistirahatkan badan. MasyaAllah,… dari ujung ke ujung ketemunya ma SIJAY, bukan bintang pelem indihe, loh! tapi itu loh Sinar Jaya, he…he…. Kalo Giwangan tuh poolnya SK diwaktu pagi, nih terminal sudah seperti garasinya Sinjay! Sang aktor lokal aja (Dieng Indah) cuma ada beberapa biji doang yang menampakan batang hidungnya. Oh ya, mungkin karena adaptasi badanku, tiap beberapa menit si anu minta setor ke toilet. Wah belum satu jam aja dah ad 4x aku bolak-balik ke toilet, bisa tekor ni kalo lebih lama lagi. Maklum, bukan toilet punya Bapakku yang gratisan…

Niatnya cari bis bumel Smg-Purwokerto tapi tidak masuk terminal, jam kedatangannya aku ga apal. Inceranku sebenernya Tri Kusuma jurusan Smg-Pwk dengan model torpedo mesin MB OF (mercy mesin depan). Tuh bus dah eksis cari penumpang lama banget, seingetku kelas 4 SD aja dah sering lewat depan sekolahanku dulu. Sempet ketemu nih bis, papasan di daerah Kretek, tapi ga sempet jepret! hemmm….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s