My Dream Bus

AP-Jetbus-SUMEH

 

Saat ini melihat kondisi transportasi umum khususnya bus antar kota di wilayah Jawa Tengah bagian tengah, Wonosobo, Temanggung dan sekitarnya begitu menyedihkan. Krisis moneter 1998 sungguh pukulan keras bagi pengusaha bus yang melayani trayek daerah ini. Sejak masa itu silih berganti para pemain baru mencoba peruntungan melayani penumpang, kadang bertahan agak lama namun tak sedikit juga yang layu sebelum beranak pinak. Para pemain lama juga banyak yang ambruk, rapuh menghadapi persaingan tidak saja sesama kompetitor langsung juga moda lain terutama sepeda motor. Sumeh, Surya Agung, Wijaya, Mitra, Karya jaya contoh yang tinggal puing-puing. Maju Makmur, Tri Kusuma, Dieng Indah dan pemain kecil lain masih setia melayani penumpang meski dengan kondisi yang pas-pasan, malah bisa dikatakan hidup segan dengan armada layaknya keranda berjalan.

 

foto: asepberinspirasi

Armada reot, interior kumuh seadanya, hobi ngetem, oper penumpang saat sepi, sarang copet adalah beberapa kesalahan laten yang sepertinya tidak bisa lepas dari moda angkutan bis. Sangat masuk akal ketika gelontoran pabrikan roda dua dengan segala kemudahannya memaksa dengan suka rela para komuter bismania untuk pindah ke lain hati, tidak terkecuali bagi penulis sendiri yang lebih memilih jadi biker. Kadang iri juga dengan kondisi perbis-an daerah lain seperti Jawa Timuran sana, murah, cepet, aman, 24jam, bisa milih lagi. Jyan..asik tenan.

 

Berikut ini adalah harapan & mimpi tentang armada bis tengahnya Jawa Tengah.

1. PO. SUMEH. Trayek: Purwokerto-Wonosobo-Semarang pp. AC atb, jetbus adi putro. Menghindari head to head dengan po besar (nusantara) cukup bermain di segmen bumel. Dengan fasilitas AC dan armada TOP, serta nama yang sangat familiar semoga penumpang dapat tertarik kembali. Tinggal mengedukasi tentang “tarif biasa”, dikhawatirkan masyarakat awam daerah sini tahunya bus PATAS AC dan keder duluan untuk naik. Lagipula malah bisa berabe, bis AC kok nyeser penumpang.

2. PO. DIENG INDAH. Trayek: Purwokerto-Wonosobo-Jogja pp. Menghidupkan kembali trayek yang sempat ujicoba dan kurang berhasil. Dengan armada adiputro, dan warna2 ngejreng (tiap unit dibedakan), sekilas armada kelihatan banyak meskipun baru 2/3unit. Warna seperti itu juga cukup menarik perhatian penumpang, utamanya para mahasiswa daerah sumbing sindoro dan banyumas yang beljar di Jogja. Dunia internet (eksisnya bismania) saat ini merupakan sarana promosi & informasi yang bagus, sesuai dengan segmen yang dituju.

3. PO. SURYA AGUNG. Trayek: Purwokerto-Wonosobo-Solo pp. Untuk trayek ini belum ada pemain PATAS, jadi masih relatif aman paling singgungan langsung pada area Bawen s/d Solo.

4. PO. KURINIA AGUNG. Trayek: Magelang-Sukorejo-Pekalongan pp. PATAS 2-2 atau 2-3. Trayek perintis ini cukuplah dengan armada standar dan mesin depan, karena segmentasi penumpang juga kalangan menengah bawah. Mesin depan dengan panjang sasis lebih pendek sepertinya lebih cocok karena medan yang dilalui berkelok melewati ngadirejo-sukorejo sampai weleri. Kelas bus AC dipilih agar tidak bersinggungan langsung dengan angkutan bus jarak pendek yang telah eksis (mgl-sukorejo, skj-smg, dll).

 

Tentunya gambaran armada yang layak diatas tanpa mengesampingkan faktor lain, terutama untuk menghilangkan beberapa penyakit laten moda bus seperti telah disebutkan di atas. Mungkin ini hanya impian tapi syukur alhamdulillah jika harapan ini terwujud.

 

Apakah Anda TIDAK  sependapat dengan saya?

 

2 thoughts on “My Dream Bus

    1. ayuk, mau nyasar trayek mana dulu neh?😀

      Btw untuk saat ini untuk area tengah jawa tengah sepertinya lebih masuk akal terjun ke trayek shuttle coz okupansi penumpang bus tidak memadai secara hitungan ekonomi. Shuttle atb masuk ga, ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s